Pengomposan Pada Tabulampot

Akhir-akhir ini seringkali LembahPinus.Com mendapatkan permintaan keranjang/doos takakura bukan saja dari pelajar-pelajar kawasan Bintaro dan sekitarnya tapi juga dari Aceh, medan, dan banyak kota besar lainnya.

Walaupun tidak mencapai berat 10Kg tapi keranjang Takakura bukanlah keranjang yang murah untuk dikirimkan ke luar kota dengan pesawat, kebanyakan jasa ekspedisi akan mengenakan tarif biaya berdasarkan volume metrik dari keranjang takakura yang dapat mencapai berat 8 Kg. Perhitungan volume metrik dilakukan dengan cara menghitung (panjang x lebar x tinggi) / 4000. Jika biaya pengiriman ke Aceh Rp. 20.000,- / kg maka biaya yang dihabiskan untuk pengiriman dapat mencapai Rp. 160.000,- di luar harga keranjang yang Rp. 140.000,-

Jika sahabat LembahPinus.Com memiliki pot tanaman dengan diameter 60 Cm, sebenarnya pot tersebut dapat dijadikan pot dekomposer penghasil kompos termudah dan  'termurah' yang pernah ada. Pot dekomposer memiliki segala keunggulan yang dimiliki oleh keranjang takakura tapi dengan keunggulan kapasitas yang jauh lebih besar. Keunggulan lainnya adalah pot dekomposer dapat menampung kuah sayuran baik bersantan maupun tidak, tanpa perlu mengkuatirkan timbulnya bau busuk karena terjadinya proses anaerob, hal ini disebabkan karena pot dekomposer memiliki tanaman yang akan menyerap cairan limbah dapur rumah tangga. Dengan adanya tanaman ini maka, pot decomposer dapat di letakkan ditempat terbuka yang terkena sinar matahari dan hujan, bahkan dapat diletakan di tepi jalan depan rumah seperti layaknya bak sampah organik.

Untuk membuat pot dekomposer, alat kelengkapan utama yang perlu dimiliki adalah pot dengan ukuran diameter 60 Cm, fermented cow/chicken manure (pupuk kandang yang sudah difermentasi, sendok semen, dan akan lebih 'sempurna' jika ditambahkan dengan starter mikroba.

Cara Pembuatan Pot Dekomposer

  • Pot Diameter 60 Cm Dengan Tanaman Berbatang Keras / Kayu

 Pot ideal yang dapat digunakan untuk pengomposan sampah organik rumah rumah tangga adalah pot tanaman dengan diameter 60 Cm yang masih memiliki sisa ruang di atas permukaan tanah sekurang-kurangnya 1/4 ukuran volume pot.Sisa volume inilah yang nantinya akan digunakan untuk mengolah sampah organik dapur menjadi pupuk kompos yang subur bagi tanaman.

Tanaman berbatang keras / kayu seperti mangga, jambu air, kelengkeng, dan sejenisnya adalah tanaman yang dapat dipilih untuk ditanam pada pot decomposer. Tanaman diperlukan pada pot decomposer untuk menyerap air dari sampah organik rumah tangga, sedangkan pemilihan tanaman berbatang keras didasarkan pada kemampuannya bertahan terhadap panas permukaan media.

Sahabat LembahPinus.Com tidak perlu kuatir tanaman akan layu karena timbulnya panasnya dari proses fermentasi kompos. Proses pengadukan yang selalu dilakukan setiap kali memasukkan sahabat LembahPinus.Com memasukkan sampah akan mengurangi suhu kompos.

  • Pupuk Kandang Terfermentasi  (Fermented Chicken / Cow Manure) + Sekam

 Tambahkan campuran 2-3 kg pupuk kandang dan sekam bakar 1 kg ke dalam pot tanaman. Di dalam pupuk kandang terdapat banyak sekali mikroba pengurai yang nantinya akan bekerja mendekomposisi sampah organik rumah tangga.

Sekam bakar berfungsi agar media pengomposan memiliki sifat fisik 'porus' media yang  porus adalah media yang mudah dilalui air dan oksigen. Oksigen diperlukan agar proses dekomposisi sampah nantinya melalui proses fermentasi aerob yaitu proses fermentasi yang tidak menimbulkan, tidak seperti proses anaerob yang bersifat membusukkan sehingga menyebabkan pot dekomposer berbau busuk

 

  • Mikroorganisme pengurai

Jika produksi sampah organik dapur cukup tinggi maka  mikroorganisme perlu ditambahkan pada pupuk untuk mempercepat proses pengomposan. STARDEC adalah koloni mikroorganisme pengurai yang bekerja secara aerob yang sangat direkomendasikan oleh LembahPinus.Com untuk ditambahkan pada pupuk kandang media pengomposan. Dengan stardec, proses pengomposan yang normalnya berlangsung sampai 60 hari dapat dipersingkat menjadi hanya 3 - 4 minggu saja. Penggunaan EM4 dan koloni mikroorganisme sejenisnya tidak disarankan oleh LembahPinus.Com karena mikro organisme pada EM4 bekerja secara anaerob sehingga diperlukan material penutup untuk menutupi sampah organik tadi.

  • Sampah Organik

 Yang dimaksud dengan sampah organik adalah sampah yang berasal dari bahan-bahan organik seperti sayur-sayuran, buah-buahan, daging, dan ikan

Agar sampah dapat cepat diproses oleh pot dekomposer, maka ukuran sampah perlu diperkecil hingga seukuran 2 - 3 Cm. 

Taruh sampah diatas media pengurai kemudian aduk hingga merata. Kegunaan dari pengadukkan ini ialah agar seluruh pemukaan sampah organik bersentuhan dengan media pengurai sehingga mekroba pengurai yang ada dapat mengurai sampah organik tersebut

Pengadukkan juga berfungsi untuk memberikan oksigen pada media pengurai sehingga  akan memastikan bahwa proses pengomposan terjadi secara aerob.

  • Proses pengomposan

 Dengan menggunakan starter mikroba STARDEC, proses pengomposan dapat berlangsung sekitar 2 minggu yang ditandai dengan perubahan warna sampah organik menjadi kehitaman.

 

 

 

 

  • Panen Kompos

Panen kompos dapat dilakukan setelah pot dekomposer penuh. Ambil 1/4 kompos yang ada permukaan pot kemudian letakan di tempat teduh selama 1 - 2 minggu. Waktu 1 - 2 minggu diperlukan agar sampah organik yang terakhir dimasukkan ke dalam pot dapat terdekomposisi terlebih dahulu.

 

Pembelian STARDEC

 STARDEC seharga Rp. 22.000,- / kg dapat diperoleh melalui pemesanan ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau melalui SMS ke 0818 0637 0391

Additional information